Friday, July 15, 2011

#5

"Tora, lagi dimana?"
"Dirumah."
"Tolong donk bisa jemput aku gak? Motorku mogok nih. Aku udah telat bentar lagi ujian dimulai."
"Dimana?"
"Jalan Diponegoro. Buruan yah, mau ujan."
"Males del, jauh."

Aku speechless. Aku menutup telpon. Hujan perlahan turun. Aku menangis sendirian di tepi jalan.

Ketika aku membuka mata, tiba-tiba aku sudah berada dikamarku yang hangat. Ada Kevin disampingku.
"Kamu gak papa?" Kevin bertanya.
"Enggak sih. Kok aku bisa disini?"
"Kamu pingsan ditepi jalan, hujan-hujan lagi. Liat deh matanya sembap. Nangis ya?"
"Em, dikit sih."
"Aku kebetulan aja lewat trus liat motor kamu dan kamunya uda pingsan ditrotoar. Mana ujan lagi."
"Makasih ya udah bawa aku pulang." aku mencoba duduk, namun kepalaku terasa begitu berat.
"Eh istirahat aja. Iya sama-sama. Motornya udah dibengkel. Ini alamat bengkelnya, besok kamu ambil aja yah." kevin menyerahkan secarik kertas.
"Iya deh vin. Nanti biar supir ayah aja yang ngambil. Duh kepalaku pusing banget."
"Kamu istirahat aja. Aku pulang dulu ya."
"Makasih ya vin."
Kevin tersenyum seraya mentup pintu kamarku.

No comments: